RSUD Kabupaten Buleleng Gelar Rakor 2026: Evaluasi Kinerja Tahun 2025 dan Matangkan Rencana Pembangunan Gedung PONEK
Admin rsud | 25 Februari 2026 | 144 kali
SINGARAJA – Jajaran Direksi, Manajemen, bersama Dewan Pengawas RSUD Kabupaten Buleleng menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Tahun 2026 pada Selasa (24/2/2026). Bertempat di Aula Wijayakusuma, rapat strategis ini menjadi momentum krusial untuk mengevaluasi capaian tahun sebelumnya sekaligus merumuskan langkah besar ke depan bagi pelayanan kesehatan di Buleleng.
Evaluasi Kinerja 2025: Tantangan Sebagai Peluang
Agenda utama rapat diawali dengan pemaparan capaian kinerja sepanjang tahun 2025. Direksi RSUD Kabupaten Buleleng mengulas berbagai indikator keberhasilan yang telah diraih, sembari melakukan bedah tuntas terhadap tantangan dan hambatan yang dihadapi selama setahun terakhir. Evaluasi mendalam ini bertujuan untuk memastikan setiap kendala operasional dapat diatasi dengan solusi yang lebih inovatif di tahun berjalan.
Rencana Pembangunan Gedung PONEK
Salah satu poin krusial yang dibahas adalah rencana pembangunan Gedung PONEK (Pelayanan Obstetri dan Neonatal Emergensi Komprehensif). Proyek ini merupakan langkah nyata RSUD Kabupaten Buleleng dalam menekan angka kematian ibu dan bayi. Dalam pertemuan tersebut, tim teknis memaparkan hasil feasibility study (studi kelayakan) yang telah disusun bersama pihak-pihak terkait untuk memastikan pembangunan ini memenuhi standar medis terkini dan fungsionalitas yang optimal.
Amanat Dewan Pengawas: Efisiensi dan Kualitas
Dewan Pengawas RSUD Kabupaten Buleleng memberikan penekanan khusus pada aspek efisiensi dan efektivitas pelayanan. Namun, ditekankan bahwa efisiensi tidak boleh mengorbankan kualitas. Dewan Pengawas meminta seluruh jajaran manajemen untuk tetap mengedepankan mutu pelayanan prima dan keselamatan pasien sebagai prioritas utama bagi masyarakat Buleleng.
Komitmen Manajemen
Merespons arahan tersebut, Direksi beserta Manajemen RSUD Kabupaten Buleleng menyatakan komitmen penuh untuk menjaga konsistensi kualitas layanan.
“Kami berupaya agar pelayanan selalu berjalan optimal. Setiap inovasi dan pembangunan fisik yang kami rencanakan, termasuk Gedung PONEK, muara akhirnya adalah untuk memberikan kualitas pelayanan terbaik dan akses kesehatan yang lebih luas bagi seluruh masyarakat Buleleng,” ungkap jajaran Direksi di sela-sela rapat.
Dengan terlaksananya Rakor ini, RSUD Kabupaten Buleleng optimis dapat melangkah lebih solid dalam menghadapi dinamika pelayanan kesehatan di tahun 2026.